Detak detik waktu bertasbih seiring laju dunia yang membisu Seribu satu perasaan telah berteduh sejenak di hatiku Tapi satu dena yang terasa bagai berjuta duka Seseorang berkerudung hitam itu tikam pekat jiwa
Archive for the ‘Poetry’ Category
Pagi ini terasa berbeda saat bertemu denganmu. Tak satu pun kata yang menari dari mulutku untukmu. Apakah yang kurasa ini?? Apakah salah satu rizqi titipan illahi?
Hari ini terasa mangalir bagai air di nafasku ..,, Tidak terasa kita sudah setua ini kawanku..,, Telah beribu pasir dan debu yang telah tersapu..,, Sepanjang jalan persahabtan ini, kuingin kita tetap bergandengan selalu..,,
Bunga dan daun-daun berguguran petang ini Ukirkan kerinduan akan senyum mereka disini Rona dan raut yang mulai menghilang dan rapuh Orang2 hebat bagai pelangi dalam hujanku Namun ini hanya dapat mendidih di hati terdalam Amat ingin ku sejenak menghela nafas dan mengungkapkan Nama2 yang akan abadi mengisi novel terakhirku ini
Hari ini terasa mangalir bagai air di nafasku ..,, Tidak terasa kita sudah setua ini kawanku..,, Telah beribu pasir dan debu yang telah tersapu..,, Sepanjang jalan persahabtan ini, kuingin kita tetap bergandengan selalu..,,
Kututup diaryku untuk hari ini Dengan tinta putih agar kertas ini tetap bersih Kubiarkan hanya cinta yang memanggilku Bukan segenggam birahi yang selalu merayuku
Pelangi itu seakan pudar tertutup salju sore ini Alunan angin tebarkan pesona indahnya duniaku ini Terkadang sesuatu yang terlarang pun terasa begitu indah Begitu pun satu derita berjuta rasa yang kujaga