Membuat Router dengan MikroTik RouterOS


Membuat Router berdasarkan Topologi

A. Beri/edit nama interface agar memudahkan konfigurasi:
interface ether1 edit name (enter) kemudian kasih nama inet, ctrl+o
interface ether2 edit name (enter) kemudian kasih nama lan, ctrl+o
interface print (untuk melihat nama interface apa aja yang ada)
interface ethernet print (untuk melihat nama interface ethernet apa aja yang ada).

B. Beri IP Address setiap interface
ip address add address add=10.10.10.2/24 interface=Inet
ip address add address add=10.10.11.1/24 interface=lan

ip address print (untuk melihat ip address yang sudah di set pada  interface ).

C. Membuat Routing:
1. Static Routing (Routing yang dibuat secara static)
ip route add gateway=10.10.10.1
Gateway adalah pintu yang menyambungkan router 1 dengan router yang lain.
Dilihat dari topologi R-Test menyambung langsung ke IP Main-Router 10.10.10.1.
Jadi Gateway Main-Router 10.10.10.1.

2. Dynamic Routing (Routing yang dibuat secara outomatis, jumlah routingnya pun lebih bnyak daripada static routing)
Dynamic Routing Dengan OSPF:
routing OSPF area add area_id=0.0.0.7 name=area7
routing OSPF network add area=area7 network=10.10.8.0/22

*area_id hanya untuk memberi tanda bahwa area kita itu 0.0.0.7 jadi yang bisa masuk ospf kita maka harus area_idnya 0.0.0.7
*networknya 10.10.8.0/22 jadi range yang bisa ospf hanya dari 10.10.8.1-10.10.11.254, jadi jika ada ip yang diluar network tersebut tidak bisa konek ke OSPF kita. Contoh 111.111.111.1/24 karena tidak masuk range Ip OSPF kita maka tidak bisa update.

ip routing print (Untuk melihat table routing)

D.Membuat NAT
ip nat add ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=Inet
IP NAT (Network Address Translation) Membungkus Network Lan dengan IP yang diatasnya, agar bisa kenal dengan Network yang lain. Jadi IP 10.10.11.1/24 dibungkus IP 10.10.10.2 untuk kenal dengan gateway (10.10.10.1)
ip nat print(Untuk melihat NAT yang telah dibuat)

E.Set Ip DNS :
ip dns set primary-dns=10.10.8.254 secondary-dns=22.123.241.21
DNS (domain name server) berfungsi untuk menerjemahkan ip address ke nama (domain) atau sebaliknya
Sebenarnya google.com adalah suatu IP tapi karena manusia keterbatasan dalam mengingat angka maka dengan dns bisa diterjemahkan kalau 64.233.181.106 adalah google.com.
Jika kita tidak meng-set dns maka dibrowser kita ketik google.com tidak akan muncul tapi jika di browser di ketik 64.233.181.106, maka akan muncul.

<————————Konfigurasi Router Sudah Selesai—————————>
Tapi terkadang client suka malas jika ingin memberi IP PC nya secara static/manual. Maka kita harus konfigurasi DHCP
Yang berfungsi untuk memberi IP Address pada PC client secara otomatis.

Setting DHCP
ip dhcp-server setup (enter)
interface : lan (kita masukkan interface yang menuju LAN)
dhcp address space : 10.10.11.0/24 (karena IP interface LAN 10.77.77.1/24 jadi networknya 10.77.77.0/24 )
gateway for dhcp network : 10.10.11.1 (gateway untuk client kita, client terkoneksi ke interface LAN jd gatewaynya 10.10.11.1)
addresses to give out : 10.10.11.2-10.10.11.250 (range IP yang dipinjamkan untuk PC client kita)
dns servers: 10.10.8.254,22.123.241.21 (dns yang akan diberkan untuk PC client)
lease time : 3d (lama peminjaman IP address, 3d(3 days/3 hari) maka tiap 3 hari IP address client akan berubah )

Ganti nama router agar tidak tertukar dengan router lain
system identity set name=R-Test

Ingat password ganti
Password (enter)

2 thoughts on “Membuat Router dengan MikroTik RouterOS

  1. kang nha jang nampilkeun table routing teh perintahna “ip routing print” geuning ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s